![]()
A girl. 17. Do live in her wonderland. In a crazy love with a special boy. Dreaming is her favorite activity. Movie and music freak. Superb at talking and wishing that one day she would live in other amazing world.
( more..? ) poupee girl
|
Posted on: Saturday, 27 June 2015 @ 20:38 | 0 comment(s)
Seems Surreal
OMG! It's tea time now!
Semua terasa cepat dan seperti mimpi.
Kalimat itulah yang mendeskripsikan kejadian yang gue alami akhir-akhir ini.
Setelah masa perkuliahan selesai, gua memang berniat bersama teman gue, Haura, untuk apply pertukaran pelajar ke Rusia buat semester depan. Sebenarnya, seharusnya pertukaran pelajar di jurusan gue ini buat mahasiswa di tingkat akhir, tapi ketua prodi gue berniat agar mahasiswa di tingkat 3 yang bisa pergi supaya tidak buang waktu dan bisa transfer SKS dan dia nawarin pertukaran pelajar ke BELGOROD. Ya, buat yang nggak tau, pertukaran ke Belgorod ini baru dimulai tahun lalu, biasanya dari UI selalu ngirim anak ke Moskow, tapi ketua prodi gue buat MOU dengan salah satu institut di Belgorod untuk pertukaran pelajar ke sana. Menurut gue, ya kenapa nggak sekarang aja. Gue juga merasa nggak ada salahnya ke Belgorod. Harga hidupnya lebih murah dibanding dengan Moskow dan gua bisa lebih fokus ke dalam belajar. Selain itu, gue juga bisa jalan ke Moskow atau St. Petersburg pas weekend. Jadi, gue putuskanlah untuk coba apply. Dimulai dari pencarian International Office di UI yang gue baru tahu tempatnya di gedung rektorat sampai sesi interview dengan dosen kemarin, gue lalui semua.Well, sejujurnya, gue sama teman gue ini kurang yakin kami bisa pergi ke sana sekarang. Soalnya berasa mimpi banget kalau bisa pergi ke sana semester depan. Semua terasa cepat. Tapi, gue juga belum tahu hasil bahwa gue bisa pergi ke sana atau tidak. Kemungkinan besar, gue bakal tahu hasilnya minggu depan. Gue nggak berharap lebih, hanya menyerahkan semua ke dalam tangan Tuhan :)
Sekitar dua hari setelah gue ngumpulin tugas akhir gue ke dosen, gue kan balik tuh ke rumah. Memang ayah teman sekamar gue masuk ICU minggu sebelumnya. Gue inget kata mama gue soal menanyakan kabar ayahnya sebagai bentuk perhatian. Kalau nggak salah, hari Selasa, 16 Juni ini, gue tanya soal keadaan ayahnya pas sore hari dan gue dapat kabarnya kalau ayahnya masih belum sadar setelah masuk ICU, gue hanya kasih semangat seadanya ke dia. Tapi di atas semua itu, gue nggak tahu, ketika malam hari, gue dapat berita kalau ayahnya dipanggil oleh Tuhan. Shok gue saat itu. Karena semua berlangsung cepat. Gue nggak tahu mau kayak gimana, gue bilang ke papa mama gue soal ini dan pada akhirnya gue dan ibu gue ke Jakarta untuk melayat. Gue nggak nyangka aja ayahnya bisa meninggal. Gue masih ingat ayahnya yang sering ke kosan buat jemput dia. Masih sehat. Secepat itu orang bisa meninggalkan dunia ini. Tapi, gue yakin Tuhan punya rencana yang terbaik untuk orang yang percaya kepada-Nya. Gue bersyukur orangtua gue masih ada di rumah. Mungkin, lewat kejadian ini, Tuhan ingin ngasih tahu gue untuk mencintai ortu gue selama mereka masih ada di sini :)
Oke, it is kinda out of topic, but maybe, next Tuesday I will be in Germany. HMMM. Gue juga nggak tahu ini beneran jadi atau nggak. Memang gue udah apply Visa Schengen dan udah beli tiket. Tapi gue masih mikir ini bohongan. Soalnya visa juga belum keluar. Gue nggak tahu kalau application gue diterima atau nggak. Dan juga, apakah gue berhak untuk Jerman sekarang? Hmmmm. Gue ingin sekali bertemu teman-teman gue yang ada di Jerman, tapi gue sampai sekarang nggak tahu itinerary ketika gue di sana. Mungkin ngebingungin ya. Jadi, gue ke Jerman dalam rangka 'kerja'. Gue ngebantu teman mama gue dalam mencari data-data dan dokumen tentang sejarah Dayak sebelum kemerdekaan. Kebanyakan dokumen-dokumen ada di daerah Belanda dan Swiss. Gue ke Jerman karena ada institusi yang bekerja sama dengan kantor teman mama gue. So, butuh yang namanya itinerary tapi temen mama gue nggak ngasih-ngasih dari kemarin padahal sudah diminta :( Semoga aja sih, besok gue bisa dapat, jadi gue bisa beritahu teman gue soal ini :)
Last section, gue mau cerita aja soal nilai gue semester ini sih. Hahaha. Gue memang dari kemarin ngga ada niat untuk buka sebelum semua nilai keluar. Namun, ya gue udah tau satu nilai saat ngurus dokumen untuk apply student exchange yang ke Rusia itu. Salah satu dokumen yang harus ada kan adalah transkrip nilai dari subak, gue ngga tahu sama sekali kalau nilai bahasa Arab gue udah keluar. Dan keinginan gue untuk IP 4 kandas saat itu juga *ambis banget gue dah*. Nilai bahasa Arab gue ngga A, tapi A-. Well, untuk orang seukuran gue yang nggak bisa baca tulisan Arab secara lancar mungkin itu nilai maksimal yang bisa gue dapat. Dan sejak awal, gue juga mikir, gue nggak mungkin dapat IP 4 semester ini karena makalah Analisis Teks dan Sintaksis gue SUCKS banget. So, gue udah mempersiapkan diri dapat nilai jelek semester ini. Apparently, sore ini, teman gue bilang kalau semua nilai udah keluar. Ya gue sebagai manusia penasaran nilai gue gimana, makanya setelah konflik hati, gue putuskan untuk buka SIAK NG. Gue buka tuh halaman untuk bagian nilai dan gue lihat IPK gue naik. Rada bingung sih, soalnya IP gue semester ini turun, tapi kok ya IPK naik :\ Bingung ga tuh. Ya udah gue liat rinciannya dan gue juga baru sadar kalau buat lihat nilai, gue harus isi EDOM. EDOM itu semacam kuisioner tentang kinerja dosen selama satu semester. Setelah diisi, gue sedikit puas dengan hasil yang gue dapat :) Thanks GOD, hasilnya nggak sejelek yang gue pikir hihi. Harus kerja keras lagi semester depan :DDD *sumpah ambis banget ga sih?*
Perfect nonsense goes on in the world. Sometimes there's no plausibility at all.
Nikolai Gogol
|