A girl. 17. Do live in her wonderland. In a crazy love with a special boy. Dreaming is her favorite activity. Movie and music freak. Superb at talking and wishing that one day she would live in other amazing world.
( more..? )
poupee girl

[+] Follow Affies

Posted on: Thursday, 2 June 2016 @ 01:13 | 1 comment(s)
Hello from The Other Side of The World

OMG! It's tea time now!



Yes. I will say it clearly. I'm in Russia now.

Shocked? Well, yes.

To be short,
gua sekarang lagi di Belgorod, salah satu kota lumayan kecil di Rusia. Gua rela melepaskan 1 semester kuliah untuk belajar di sini, anyway, gua semester 6 sekarang. Gua sudah sekitar 4 bulan tinggal dan belajar di sini, sejak Februari 2016. Gua juga sudah menyelesaikan seluruh program belajar yang ada disini, makanya gua lagi ga ada kerjaan hahaha.

Dan.....

Karena gua lagi nggak ada kerjaan, gua tiba-tiba ingat blog yang sudah lama gua tinggalkan ini. Honestly, I even forgot that I do have a blog.

That's why... I tried to write my story here.

Belgorod. It's a small city in Russia and near the border between Ukraine and Russia, maybe around 40 km, you can arrive in Ukraine. Russian people or Русские, they are different with what most of people think. Mereka baik, tapi ya kurang senyum aja kayak orang Indonesia. Tapi, banyak yang suka senyum juga kok, biasanya yang jarang ya orang-orang tuanya. Mungkin karena gua tinggal di kota kecil, orang-orang Rusianya masih pada baik-baik. Katanya sih, kalau di Moskow, orang-orangnya pada cuek. Ya, seperti di negara-negara lainnya. Beda lah orang Jakarta dengan orang Cianjur.

Rusia itu nggak hanya musim dingin aja kok. Ada panasnya juga! Gua juga selama ini stereotyping Rusia sebagai negara yang hanya punya musim dingin. Gua shok aja sih pas mulai musim semi di negara beruang merah ini dan sekarang sudah bulan Juni, cuaca di Rusia sudah panas karena sudah masuk musim panas.

Orang-orang Rusia suka banget bawa anak bayinya keluar rumah dan jalan-jalan di taman. Tapi, jangan sangka, kalau anaknya lari-lari dan jatuh, anaknya nggak akan dielus-elus, tapi malah dimarahi. Itu hal lumrah di Rusia. Prinsipnya harus mandiri sejak kecil.

Tapi, sungguh.

Satu hal yang bikin gua kaget di sini adalah harga barang atau produknya ga beda jauh dari Indonesia! Bahkan bisa lebih murah. Sebenarnya, saat gua sedang di Indonesia, gua udah siap untuk keluar banyak uang dalam satu bulan. Tapi, harga barang di sini murah-murah. Kira-kira, gua sebulan hanya mengeluarkan 3-5 juta rupiah (itu udah termasuk beli-beli barang sekunder atau barang yang menyenangkan hati hahaha).

Kalau ditanya, gua ngerasa pengalaman ke Rusia ini membuat listening skill untuk bahasa Rusia jadi lebih kuat dibanding sebelumnya. Memang ga bisa mengerti penuh apa yang orang-orang Rusia bicarakan, tapi garis besarnya sih gua ngerti. Untuk speaking skillnya sih... hmm... Gua ga yakin sih. Gua masih merasa rendah aja. Hanya pakai kata-kata itu aja. Untuk reading dan writing skill, lebih terasah sih karena di Indonesia gua lebih ditempa untuk belajar gramatika bahasa Rusia secara serius.

Kayaknya sih, gua bakal balik tengah Juli. Belum beli tiket, tapi gua udah perkirain balik tanggal kapan. Semoga segala proses lancar dan bisa balik ke Indonesia dengan selamat.

The journey of a thousand miles begins with a single step
Lao Tsu

↑ Back to top


Copyright ©. Layout by SekarYoshioka. Header : Pixiv and edited by SekarYoshioka. Please view it with Google Chrome 1024*768. All rights reserved.